Mimpi idilis saya tidak selamanya menjadi mimpi. Kadang mereka terwujud dalam kehidupan saya, dan ketika sedang beruntung, saya akan bisa merekam dan mengenangnya. Atau, jangan-jangan memang kehidupan itu sendiri merupakan serangkaian mimpi idilis? Dan saya terbangun di pagi hari dari satu mimpi ke mimpi lainnya? Entahlah. Kadang saya pikir, pembatasan-pembatasan semacam itu hanya mempersulit diri sendiri saja

mimpi tetap indah kalau kita kenali sebagai mimpi
paman tyo´s last blog post..Suap sudah Membudaya (?)
– bang maspaman suka mimpi apakah?
jangan dibatasi, Mpok… dinikmatin saja..
maka mimpi itu adalah bagian dari keinginan yang akan membawa kita ke alam nyata..
salam kangeeeeeeeennnnnnnnnn
mayssari´s last blog post..K E M A R A U
– asal jangan mimpi buruk ya
salam kangen juga non may..
Aku mimpi buruk hampir sebulan lalu..
Kamu berdiri sesaat di dekatku..
(di atas bus malam-Yangshuo, 22 April 2009)
– bukan aye itu mbake.. itu polisi ngejar buronan..
iya, gak tau kenapa mimpiku mesti muter2 gak keruwan… terkadang kalo lg mimpi, apapun isinya, sayang banget kalo terbangun…
wku´s last blog post..Mak Nyuss-nya Gudeg Mak Neng
– kalo mimpi muter2 apa nggak capek..? bangun tidur pusing..
ahooyy . . . suka mimpi tepi pantai ya mpok . .
itu kursi untuk satu orang, pantatnya segede itu . .
anti suami eh tsunami neeeeee . . .
ebeSS´s last blog post..Ariel Bukan Capres Biasa, Rani Bukan blogger Biasa
– hehe, kursi segitu buat bedua? langsung ambruk, bes..
Yang saya lupa setiap kali bangun setelah mimpi : dalam mimpi saya tadi apakah ada warna-warni atau hanya hitam putih….? Mpok ingat nggak?
jun´s last blog post..Masih Kurang Apa Lagi?
Mimpi Idilis?? Apaan tuh mpok…?? (langsung meluncur ke mas wiki)
Fiz´s last blog post..Satu Kosong
mimpi idilis apaan sih mpok ?