Roti Kecik Sudah Daring
Posted by mpokb on 13 Agu 2009 | Tagged as: Pemanja Lidah

Setelah mengamati tulisan alamat situs pada kemasan di atas, barulah saya sadar telah tertinggal info setahun lebih. Cemilan bercitarasa sederhana tapi tidak pernah membosankan ini rupanya sudah beredar daring, dalam jaringan, sejak Maret 2008. Salut. Ini dia situsnya. Kesannya modern, gitu. Terasa kontras dengan usaha yang menurut situs ini didirikan pada tahun 1881. Zadul sekali! Bahkan mbah saya belum lahir, hehe
Dari dulu saya bingung, kenapa cemilan ini bernama roti kecik. Mungkin terkait dengan kebiasaan lidah Jawa yang menyebut semua jenis kue sebagai “roti”. Setahu saya sih gitu. Biskuit dan kue kering juga disebut roti, makanya ada istilah “roti mari” untuk biskuit bundar pipih yang dikemas dalam kaleng silinder berantai (seperti) emas. Kalau kata “kecik”, setahu saya berarti “kecil”. Ada lho buah sawo kecik, seperti sawo biasa tapi ukurannya lebih kecil.
Bagaimana rasa roti kecik? Manis, tapi tidak terlalu manis. Simpel, tidak berminyak, agak keras, tapi bisa larut perlahan-lahan di dalam mulut. Jangan tanya apa yang bikin saya ketagihan, karena selalu sulit menjelaskan selera *ngeles*
Di kota kelahiran saya, Bogor, roti kecik tidak selalu tersedia. Makanya, makanan ini selalu jadi barang istimewa di mata saya. Hm, sekarang sudah bisa dibeli secara daring. Boleh juga langkahnya diikuti produk-produk khas dari kota lain
9 Comments »
on 13 Agu 2009 at 22:18 1.regsa said …
bisa jadi mpok, tahun2 mendatang makanan khas bisa dijajakan secara online . Dan semisal saya rindu makan nasi tiwul tinggal pesen aja via internet, mudah dan cepat jadi ngak perlu nunggu sampai mudik ato ngarepin oleh2 dari teman untuk mencicipi makanan khas yang kita inginkan.
– di batam nggak ada tiwul ya sa? di pasar dekat rumah saya di bogor ada lho…
on 13 Agu 2009 at 23:35 2.jun said …
Wah, malah baru tahu bahwa Roti Kecik Ganeps sudah daring! Padahal saya sering lewat tokonya, lho, kalau pas pulang ke Solo. Kapan2 mpok nggak usah beli secara daring tapi titip ke saya saja, deh. Hehehehe
jun´s last blog ..Oleh-oleh dari Temanggung : Rambu Baru!
– lha, titip ke pak jun, terus pak jun ke surabaya. malah tambah jauh hahah

on 14 Agu 2009 at 07:29 3.iway said …
makanan dari masa lalu, meski ga ada enak-enaknya di lidah saya, si lidah lebih suka roti mandarijn
– roti mandarijn apa pulak, bung iway? diposting doong…
on 14 Agu 2009 at 11:48 4.Pasang Iklan Baris said …
iya benar, orang jawa memang menyebut semua jenis kue/biskuit itu dengan sebutan “roti”. tapi roti kecil itu saya kayaknya belum pernah mendengarnya dan juga merasakannya.
Selera orang memang berbeda-beda ya?
salam..
Iklan Gratis
Pasang Iklan Baris´s last blog ..KAYA DI INTERNET
– wah, sepertinya anda juga harus pesan daring

on 14 Agu 2009 at 20:08 5.antyo rentjoko said …
Ini kesukaan saya. Siap menerima kiriman kecil dan roti kering semir eh bagelen.
antyo rentjoko´s last blog ..Para Warok Menyapa Dunia
– ah, masak sih bang paman doyan yang beginian?
on 16 Agu 2009 at 15:16 6.Sambengan said …
kalo gak ikutan dulu, bukan karena saya master seo( wekekekeke..) karena memang masih belum tau, alias newbie kemaren sore!)
Sambengan´s last blog ..LOWONGAN KERJA
on 16 Agu 2009 at 15:17 7.Sambengan said …
eh malah salah coment.. wekeke..
kalo saya juga suka roti yang kaya gitu…
Sambengan´s last blog ..LOWONGAN KERJA
– lho ini sudah benar kok..
on 17 Agu 2009 at 11:43 8.Fiz said …
Soal roti mari, dulu waktu TK bu guru sering menyanyikan lagu ini.
Iming-iming aku nduwe roti
Roti mari rasane kok legi
Sopo biso ngambung sikut kiwo
Tak opahi sak cuwil gedang rojo
Bagus, cuman kurang konsisten. Dari roti mari mendadak jadi pisang raja…
Fiz´s last blog ..Seratus Persen Kutipan
– mirip pantun, yak hehe. tapi saya nggak bisa cium siku kiri, berarti nggak dapet pisang raja

on 19 Agu 2009 at 16:13 9.nengjeni said …
wah.. kemasannya sudah baru..
dulu, kami menyebutnya roti ganep …
– suka juga ya, mbak? rasanya ngangenin