Tulangan yang Mengundang Bencana
Posted by mpokb on 16 Okt 2009 | Tagged as: Asbun Bukan Aspal, Tempat Singgah

Bekisting sudah dibuka, beton sudah mengeras, namun tulangan dibiarkan mencuat tanpa pengaman di sisi kiri kanan. Pada hari Minggu lalu selepas subuh, seorang pengendara mobil yang baru keluar dari gerbang kompleks berusaha menghindari deretan tulangan telanjang. “Takut ban tersobek tulangan,” katanya. Memang sih, ban sisi kanan selamat, namun sisi kiri badan mobil akhirnya tergores tembok kompleks, karena pengemudi tak sadar terlalu mepet ke kiri.
Terlepas dari keterbatasan kemampuan navigasi si pengemudi, maupun cahaya selepas subuh yang masih remang-remang, tulangan telanjang tetaplah berbahaya. Minimal bagi para warga pejalan kaki yang sering berseliweran di sana.
Faktor keamanan diperlukan bukan hanya untuk pekerja proyek, melainkan juga para warga yang melintas di sekitar lokasi pengecoran di Jalan Raya Tajur, Bogor, ini. Memang, sekadar papan pembatas pun (misalnya lisplank?) membutuhkan biaya yang bisa melambungkan rencana anggaran biaya. Kalau prinsipnya begini, apa-apa bisa jadi mahal. Hanya keselamatan manusia yang murah.
PS : Sudah pernah diposting di www.publikana.com. Mari bergabung di sana
9 Comments »
on 16 Okt 2009 at 17:58 1.oglek said …
banyak proyek emang terkesan asal bangun aja, tanpa pernah kalo bisa membahayakan orang
oglek´s last blog ..Dari Blogger Untuk Dunia Yang Lebih Baik
– dan nyawa jadi terkesan murah…
on 16 Okt 2009 at 21:11 2.hedi said …
entah gimana lagi menyelaraskan cara kerja orang-orang Indonesia ini, termasuk saya (mungkin).
hedi´s last blog ..Seeded vs Non-Seeded
– maunya sih, sudah ada di perencanaan..
on 17 Okt 2009 at 01:08 3.zam said …
ngeri bange liat jeruji besi itu! kalo kena ban sih masih bisa diganti. kalo kena kaki??
zam´s last blog ..Pilih jengjeng matriphe! Sebagai Blog Perjalanan dan Pariwisata Favorit
– padahal di sekitar situ banyak pejalan kaki

on 19 Okt 2009 at 07:36 4.oon said …
hai mpok…apakabar?
– baik2 on.. baik juga kan?
on 19 Okt 2009 at 12:44 5.tuteh said …
Itu tuh kalo yang ngerjain proyek bayarannya banyak tapi potongannya juga banyak (potongan buat yang ngasih proyek :p) hihihihi *apa lah istilahnya*
Laporin aja, kk… supaya segera dibereskan!
tuteh´s last blog ..6 Tahun
– apa kita sumbang papan aja ya buat nutupin? keenakan dong..

on 19 Okt 2009 at 22:05 6.jun said …
OOT. Selepas subuh, hari Minggu, MpokB sudah jalan-sehat (atau jogging?), yak?
jun´s last blog ..Lagi Rapat-Kerja Redaksi Lagi
– anu… itu.. saya potonya udah siang.. hehe. yang jalan pagi sih bukan saya

on 20 Okt 2009 at 16:12 7.geblek said …
dana mancet kah ?
ah inilah negeri indonesia raya
geblek´s last blog ..Jasamu Kukenang XL
– hiduplah Indonesia Raya? nyanyi ya?
on 20 Okt 2009 at 20:10 8.tuteh said …
Nyumban papan atau sekalian patungan buat beli semen dll-nya buat nutupin tulang itu… *sok tau* :p
tuteh´s last blog ..6 Tahun
– wah, gak berani utak-atik. nanti dimarahin mandor kawat

on 22 Okt 2009 at 11:21 9.frozzy said …
ah…begitulah kalo proyeknya pemerintah…mesti separo-separo, lah wong dananya juga udah (di)separo(in)….
frozzy´s last blog ..YANG TERSISA DARI MUDIK
– waa, yang separo lagi memangnya dikemanain..? *sok polos*