Sebutir Kopi yang Tersisa

Dalam sesendok penghabisan bubuk kopi, terlihat sebutir biji kopi yang tidak ikut tergiling, jatuh ke dalam cangkir. Aneh juga, dari sekian ratus butir kopi dalam kemasan 50 gram, hanya ada sebutir yang utuh tersisa. Ini mengingatkan saya pada mata kuliah statistik di kampus dulu yang menghasilkan sebaran nilai adil merata, karena hampir semua mahasiswa mendapatkan nilai C, dan nyaris tidak ada yang mendapatkan A, sehingga membuat saya berkesimpulan bahwa masalah ada pada tangan si dosen, bukan peserta kuliah.
Akan tetapi, sesuatu yang langka dan diperoleh secara tidak terduga memang pantas dinikmati dengan sepenuh hati. Butiran kopi, yang kadang juga dipakai sebagai hiasan di atas keik itu, terasa renyah saat dikunyah. Wanginya mengantarkan saya ke puluhan tahun silam, ke sebuah toko kelontong yang menyediakan mesin penggiling kopi.

Hehehe lupa sebiji kopinya nggak ikud hancur
tuteh´s last blog ..Miss My Funny Posts
– iya, dia satu-satunya yang selamat

Arrrrrrgggggghhhhhhhhh Gue kangen ngupi……
mayssari´s last blog ..Tentang Tidur Malam
– lho… kan tinggal nyeduh beres, non may..

Mpoookk.. selaluu ada menemukan hal yang menarik yaa
Indah´s last blog ..Be Careful of What You Wish For
– apa karena kurang kerjaan yak?
