Ala Pramuka

Posted by mpokb on 25 Nov 2009 | Tagged as: Asbun Bukan Aspal, Percobaan gituh

pipa

Konon, orang Indonesia sangat kreatif saat mencari penyelesaian masalah di tengah keterbatasan. Hidup dalam suasana yang serba tidak menentu, rupanya membikin mereka, eh kita, harus selalu siap menghadapi tantangan, dengan cara yang paling primitif sekalipun.

Misalnya, kalau suatu saat pemanas air Anda rusak dan harus diperbaiki, lalu tukang servis lupa bahwa pipa yang terlepas akan mengalirkan air, dan baru ngeh setelah pipa dilepaskan padahal Anda tidak punya sumbatnya, maka bisa saja tiba-tiba ide primitif untuk menutup pipa dengan plastik dan tali rafia muncul. Air tetap akan menetes, tapi masih bisa ditampung sambil menunggu pemanas diperbaiki. Dan, Anda tidak perlu keluar uang untuk membeli sumbat pipa.

Pernahkah Anda berhujan-hujan sambil menutupi kepala dengan kantong plastik? Atau menggunakan nasi sebagai lem kertas? Atau menyalakan kapas dengan minyak kelapa ketika listrik mati dan lilin habis? Memakai irisan sandal jepit untuk menyumbat apa saja? Jadi bertanya-tanya, ada nggak ya blog yang menyajikan 1001 kiat ala Pramuka begitu?

12 Responses to “Ala Pramuka”

  1. on 25 Nov 2009 at 16:19 1.bukan facebook said …

    saya sering tuh bikin sesuatu ala pramuka (gak lulus) begitu…darurat begitu deh biasanya alasannya. Tapi biasanya status darurat akhirnya dipakai untuk waktu yang lama. :D
    bukan facebook´s last blog ..Saatnya bertanggung jawab

    – yang penting fungsional, membawa manfaat tho, bung?My ComLuv Profile

  2. on 25 Nov 2009 at 18:11 2.antyo rentjoko said …

    Bagus. Ini namanya solusi hemat. :)
    Hidup McGyver!
    antyo rentjoko´s last blog ..Kursi dari Skateboard Bekas

    – kata orang tua, hemat pangkal kaya, Bang Paman… masih laku nggak ya, pepatah itu?My ComLuv Profile

  3. on 25 Nov 2009 at 23:25 3.hedi said …

    makanya di Indonesia marak soal perawatan, bukan penciptaan. bemo aja masih bisa operasi tuh :D
    hedi´s last blog ..Kontroversi dan Fair Play

    – wah, kendaraan wajib masa kecil.. lha yang naik juga masih ada, sebelum ada penggantinya..My ComLuv Profile

  4. on 26 Nov 2009 at 13:48 4.Mbilung said …

    katanya, tiada rotan akarpun jadi. celakanya, rotan sudah ada ya masih pakai akar juga.
    Mbilung´s last blog ..Pintu di Hotel Jam Merpati

    – rotannya ditabung dulu, Pak. buat cadangan hehe..My ComLuv Profile

  5. on 26 Nov 2009 at 18:46 5.tuteh said …

    Met Idul Adha yaaa :D Yang rencana naik Haji, semoga terkabul di lain kesempatan. Banyak do’a, banyak berkah!

    – amin… met idul adha juga Non Tuteh..

  6. on 30 Nov 2009 at 00:20 6.regsa said …

    saya biasanya juga begitu, alasannya sementara dan pada prakteknya setelah jebol lagi baru diganti :D

    – asal biayanya nggak malah membengkak kan gakpapa tho..

  7. on 30 Nov 2009 at 19:33 7.geblek said …

    jadi teringat camping beberapa waktu yg lalu. setelah sampe tujuan kami lupa bawa minya tanah untuk membuat ampi unggun, dg modal daun2 kering yg sudah berembun dan cukup makan waktu akirnya api unggunpun bisa bernyala ria :)

    cuma saya blogkan hasil potonya doang hihihi Air Terjun Pancuran Simpang Dam Batam
    geblek´s last blog ..Sudut Pulau Putri Batam

    – lho, bukan parafin? asal ngak lupa matiin apinya yak… :D My ComLuv Profile

  8. on 01 Des 2009 at 05:57 8.Domba Garut! said …

    Untungnya dulu ikut pramuka danbanyak bergaul kemudian dengan para tukang-tukang bangunan yang mengerjakan renovasi rumah orang tua.. banyak sekali tips2 jitu pertukangan yang bermanfaat dibawa samai sekarang ilmunya.. salah satunya sedia lakban (duct tape) untuk keperluan tambal sulam apa saja dan memang kebanyakan orang Indonesia kreatif dalam banyak hal – apalagi saat kepepet :D

    Seneng udh bisa mampir kesini lagi – salam hangat dari afrika barat!
    Domba Garut!´s last blog ..Serah Terima Tugas Satgas Konga Lebanon

    – waa.. soal2 begini pasti Kang Luigi jagonya :D My ComLuv Profile

  9. on 02 Des 2009 at 10:42 9.mayssari said …

    Bikin ajah mpok… pasti laku keras loh apa coba?? Seringlah memanfaatkan apa yang ada di sekitar kita.. Rumah saya ajah setelah dipagar bambu biar tertutup ditutupi lagi sama backdrop iklan yuang nemu dijalan he..he… lum punya duit buat mbangun soalnya ha..ha…
    mayssari´s last blog ..J O D O H

    – lumayan juga ya, Jeng May… asal nggak dikira rumah agen barang yang diiklanin lho :D My ComLuv Profile

  10. on 03 Des 2009 at 22:20 10.tuteh said …

    Iya, kk. Coba ya ada blog yang ala Pramuka gitu…

    Nyumbat selang air pake sepotong kayu yang dibalut plastik…
    Ngelem amplop pake kanji yang dimasak…
    Peniti buat kancing baju yang copot…
    Dll… :D
    tuteh´s last blog ..Maaf Ya Kalo Terlalu Sadis Tulisannya

    – hehe, jadi inget prakarya bikin lem dari kanji :D My ComLuv Profile

  11. on 23 Des 2009 at 10:40 11.Fiz said …

    …. memanfaatkan gelas wadah pensil, penggaris dkk untuk menggantikan gelas kopi yang pecah beberapa hari lalu… :)
    Fiz´s last blog ..Akhir Tahun

    – waduh? kenapa kok bisa pecah, bung?My ComLuv Profile

  12. on 29 Des 2009 at 13:15 12.edratna said …

    Yang jelas, jika bepergian dan kehujanan, yang penting lindungi kepala…bisa digunakan shower cup…yang ambil gratisan jika nginep di hotel
    edratna´s last blog ..Bulan renungan?

    – lha, shower cup gitu malah suka saya pake di rumah bu :) My ComLuv Profile

Trackback This Post | Subscribe to the comments through RSS Feed

Leave a Reply

CommentLuv Enabled