Tenda Berpohon

Posted by mpokb on 27 Mar 2010 | Tagged as: Pemanja Lidah, Tempat Singgah

lubang pohon

Warung tenda penjaja tahu tek, tahu campur atau tahu telor ini, rupanya menganut prinsip evolusi : bertahan dengan cara beradaptasi. Maka pohon yang sudah lebih dulu ada, tumbuh di jalur hijau trotoar, disiasati dengan melubangi langit-langit tenda. Warung dan pohon sama-sama tetap berdiri, setidaknya sampai warung terkena “penertiban”.

7 Responses to “Tenda Berpohon”

  1. on 28 Mar 2010 at 10:23 1.edratna said …

    Ide kreatif…..
    Tahu tek nya enak nggak?
    edratna´s last blog ..Berpikir panjanglah, sebelum menilai

    – enak banget bu.. saya ketagihan :D My ComLuv Profile

  2. on 29 Mar 2010 at 16:56 2.Fiz said …

    Unik bener Mpok, bisa dibilang ramah lingkungan tuh! Mirip baliho iklan Toyota Prius dengan tema serupa yang rela melubangi badan baliho agar ranting pepohonan di belakangnya bisa nongol keluar (sori, sumbernya lupa)
    Fiz´s last blog ..Singkat, Padat dan Kurang Jelas

    – oh ya? di kota mana itu adanya? My ComLuv Profile

  3. on 31 Mar 2010 at 00:30 3.gardino @ LT13 said …

    walaupun masih beresiko melukai pohon, setidaknya metoe ini masih lebih ramah lingkungan dibandingkan jika menebang pohon yah… :D
    gardino @ LT13´s last blog ..Kaos Tuhan sudah mati!

    – kalau nekat nebang pohon, urusannya sama dinas pertamanan nanti.. heheMy ComLuv Profile

  4. on 02 Apr 2010 at 08:45 4.ario saja said …

    hhmm walah warung e tradisional banget nih

    – iya, tapi banyak penyanyi…

  5. on 05 Apr 2010 at 18:03 5.bahtiar said …

    pohonnya pun jadi terselimuti terpal …
    bahtiar´s last blog ..DIPAKSA MENCURI HARTA KELUARGA

    – niat bener ini yang punya tenda :D My ComLuv Profile

  6. on 07 Apr 2010 at 06:55 6.ogut said …

    berarti tendanya nggak pernah dibongkar-pasang ya, mpok?
    ogut´s last undefined ..If you register your site for free at

    – dibongkar pasang kok, us.. warung tendanya cuma sore – malam hari..My ComLuv Profile

  7. on 16 Apr 2010 at 15:25 7.Fiz said …

    Di Kaskus mpok… (eh, kaskus itu bukan kota ding :D )

    – oalah.. kaskuser tho… :D

Trackback This Post | Subscribe to the comments through RSS Feed

Leave a Reply

CommentLuv Enabled