Secuil Bagian Masa Lalu

Posted by mpokb on 23 Jul 2010 | Tagged as: Kehidupan Bersama

farmakologi

Sudah lama saya ingin membuat postingan ini. Sekadar catatan pribadi bahwa setidaknya dalam masa hidup saya, gedung ini pernah berdiri. Gedung ini bagian dari Jurusan Farmakologi Fakultas Kedokteran Hewan Institut Pertanian Bogor (FKH – IPB). Dulu sih namanya begitu. Entah sekarang. Sekarang banyak bidang studi maupun mata pelajaran yang namanya aneh-aneh. Pokoknya “wow” gitu deh.

Yang menarik buat saya, tentu saja ejaan yang digunakan pada nama lembaga. Melihat ejaan yang dipakai, tulisan ini tentu dibuat sebelum Ejaan Yang Disempurnakan tahun 1972. Saya tidak tahu apakah huruf “a umlaut” (“a” dengan titik dua di atas) memang pernah ada dalam bahasa Indonesia. Kemudian, “khasiat” masih ditulis “chasiat”. Belasan tahun lalu, seorang kerabat seusia nenek, mengirimkan surat pada ibu saya lengkap dengan gelar “dokter chewan”. Saya dan kakak adik menjadikan itu bahan gurauan.

Gedung ini berdiri di Jalan Pajajaran, Bogor Utara, terpaut sekitar 500 meter dari FKH – IPB (dulu) yang berada di Jalan Taman Kencana. FKH sekarang sudah pindah ke Darmaga, menyusul fakultas-fakultas lain yang sudah duluan pindah ke sana. Kini, di bekas kampus Taman Kencana hanya ada klinik hewan yang dikelola bersama. Sisa lahannya dipakai untuk berbagai keperluan, termasuk wisata agri dan…resto!

Posting saya sebetulnya cuma sampai sini saja. Saya tidak akan membahas keheranan saya akan mata pelajaran aneh-aneh. Atau, kekhawatiran saya kalau-kalau suatu waktu bangunan berubah menjadi gedung modern berisi mal atau plaza, seperti yang dialami sejumlah gedung tua milik IPB lainnya. Ini cuma unjuk keprihatinan. Kalau saya terlalu kritis, nanti ada pihak yang tidak suka, bisa-bisa saya dituntut. Padahal pembaca nggak tentu bela saya.

Kalau ada yang kurang jelas, silakan Anda googling sendiri. Seperti kata pepatah, “malu googling sesat di browsing“. Omong-omong, niat saya sebetulnya memotret ketika ada angkot hijau lewat, apa daya yang tertangkap hanya sekelebat.

3 Responses to “Secuil Bagian Masa Lalu”

  1. on 25 Jul 2010 at 11:20 1.edratna said …

    Saya termasuk yang sedih, bagian IPB yang di Baranangsiang jadi Mall, termasuk fak Perikanan dan asrama putri IPB yang dibangun sejak zaman Belanda. Taman Kencana juga mau berubah pula? Mau jadi Mal juga?
    Kok nggak ada rasa sayang dan pengin merawat bangunan tua ya…
    Speechless…:((
    edratna´s last blog ..Berobat ke Puskesmas- kenapa tidak

    – asrama ayah saya semasa mahasiswa juga sekarang udah jadi plasa, Bu… masih “agak” mending sih, denah lantainya mirip bangunan lama.. tapi atasnya jauh berbeda :| My ComLuv Profile

  2. on 28 Jul 2010 at 21:31 2.ogut said …

    kirain motretnya sambil mindik-mindik dari balik puun pisang lho mpok, hihi…

    iya, sayang kalo gedung tua punah dr bogor. pdhl itu salahsatu — selain cuaca ademnya — yg bikin ogut lbh suka suasana bogor ketimbang bandung :(

    – bogor sekarang juga udah ikut2an panas us.. :( btw, pisang? gw beri dah.. di postingan terbaru :D

  3. on 29 Jul 2010 at 00:27 3.Antyo Rentjoko said …

    sekian maksud jadi sat. ya gedung lawas, ya angkot, dlsb. kok papan nama masih dipertahankan ya? unik tuh.
    btw buku-buku lama dulu pakai “ilmu chewan” sebagai bagian dari “ilmu hajat” (baca: hayat). :D

    – iya Bang Paman, saya tuh gak bisa nulis, bisanya curhat campur2.. ooh, berarti memang tulisannya chewan yak? makasih infonya :D

Trackback This Post | Subscribe to the comments through RSS Feed

Leave a Reply

CommentLuv Enabled