Archive for the 'Asbun Bukan Aspal' Category

Banjir Bohong

Posted by mpokb on 05 Apr 2010 | Tagged as: Asbun Bukan Aspal, Kehidupan Bersama

Hati-hati. Ini sudah tahun 2010, tetapi penipuan semacam ini masih ada, bahkan mungkin kian banyak. “Dapat mobil, Neng,” kata Bi Iin yang setiap hari mencuci di rumah saya. Kupon berupa potongan lembaran plastik keras. Saya tidak berniat menghubungi nomor “Suara Konsumen” yang tampak benar-benar mencurigakan. Dalam novel “Kite Runner” (Khaled Husseini), disebutkan bahwa di dunia [...]

Ala Pramuka

Posted by mpokb on 25 Nov 2009 | Tagged as: Asbun Bukan Aspal, Percobaan gituh

Konon, orang Indonesia sangat kreatif saat mencari penyelesaian masalah di tengah keterbatasan. Hidup dalam suasana yang serba tidak menentu, rupanya membikin mereka, eh kita, harus selalu siap menghadapi tantangan, dengan cara yang paling primitif sekalipun. Misalnya, kalau suatu saat pemanas air Anda rusak dan harus diperbaiki, lalu tukang servis lupa bahwa pipa yang terlepas akan [...]

Kalimat Menjurus dalam Laporan

Posted by mpokb on 20 Nov 2009 | Tagged as: Asbun Bukan Aspal

Belakangan ini,  kian sering saya menonton atau membaca laporan jurnalistik yang terasa emosional dan punya sentuhan personal. Dalam berita televisi, lebih-lebih, akan sangat terasa subjektivitas laporan apabila disertai mimik peliput yang melukiskan sikapnya terhadap topik tertentu. Sebagai pembaca koran maupun penonton televisi, adakalanya saya merasa jengah ketika menyimak kalimat yang menjurus, seakan mengarahkan opini, tanpa [...]

Kasus Pedagang Mingguan di Kota Hujan

Posted by mpokb on 06 Nov 2009 | Tagged as: Asbun Bukan Aspal, Tempat Singgah

Alkisah di Kota Hujan ada sebuah perumahan yang pada setiap akhir pekan selalu dijadikan tempat usaha oleh para pedagang, baik paruh waktu maupun mereka yang benar-benar berprofesi sebagai pedagang. Kompleks Melati, nama perumahan itu, sejak selepas subuh kerap didatangi para warga yang kebanyakan tinggal di sekitar lingkungan kompleks. Umumnya, mereka datang bersama keluarga untuk jalan [...]

« Newer Entries - Older Entries »