Archive for the ‘Tempat Kerja’ Category

“Nice Post, BTW”

Senin, Oktober 26th, 2009

uangdalamkloset

uangdalamkloset-2

Sometimes blogging is overrated.

Memotret Matahari

Selasa, Agustus 18th, 2009

memotretmatahari

Pada suatu sore yang iseng dan membikin ngantuk….

Akhirnya saya memotret matahari.

Fungsinya? Tidak ada.

Namanya juga iseng.

Menjahitlah Sebelum Bekerja

Rabu, Agustus 12th, 2009

jahit

Pada suatu Senin pagi, suasana hati yang masih kacau akibat senjang-bus kota. Waktu masih luang dan dinginnya AC di dalam ruang kontras dengan sengatan matahari di luar. Kalau tidak ingin masuk angin, jaket harus segera dikenakan. Mumpung belum ada pekerjaan,  sekaligus memusatkan emosi yang tercecer di jalanan, maka saya menjahit sedikit bagian jaket yang benangnya lepas. Pekerjaan tangan seperti menjahit dan merajut, konon bagus untuk melatih konsentrasi dan kesabaran :D

Panas di Luar, Dingin di Dalam

Rabu, Agustus 5th, 2009

biangkerok-1

Bagian dalam bangunan tinggi yang tertutup biasanya dipasangi pendingin ruangan. Pekerja kantoran  pun harus menyesuaikan diri dengan rutinitas hidup yang terbilang aneh, mengenakan jaket maupun pakaian tebal di dalam gedung. Aneh, karena ketika cuaca di luar panas terik, dan berjalan kaki sesaat saja menghasilkan banjir keringat, setiba di kantor si pekerja harus segera memakai jaket. Aneh, karena di negeri panas terik, kita mendinginkan diri dengan AC yang justru membuat cuaca semakin panas. Aneh, karena sampai sekarang saya belum pernah melihat gedung tinggi yang memanfaatkan sirkulasi udara alami, sehingga tidak perlu pakai AC. Tidak perlu gedung tertutup sepenuhnya seperti di negara empat musim yang berisiko kena badai salju. Atau keinginan saya yang aneh?

biangkerok-2

Karena corong AC terletak di atas kepala, maka pekerja di ruang-ruang tertentu yang ekstra dingin harus menyiapkan kupluk untuk melindungi batok kepala dan daun telinga. Ya, daun telinga yang kedinginan memang bisa bikin masuk angin. Jangan pernah abaikan daun telinga di tempat dingin. Lalu, siapkan stoking atau kaus kaki panjang, karena kaki telanjang di tempat dingin juga bisa menjadi awal masuk angin.

Setelah jaket, stoking, kaus kaki dan kupluk, jangan lupa siapkan obat-obatan dan perlengkapan lain seperti minyak kayu putih atau balsem, koyo, serbuk jahe siap seduh atau larutan penangkal angin. Kalau sudah lengkap, itu tandanya Anda sudah siap.