Jati Diri di Internet
Sebelum membaca komentar Iway di sini, saya tidak ngeh bahwa saya telah memajang nama asli, sesuai akte kelahiran dan KTP, di blog ini. Akan tetapi, berhubung nama sudah telanjur terpampang dan mungkin saya juga malas mengedit foto, mengunduh dan memunggah foto baru hasil editan, lagi pula di Facebook saya sudah mengungkap sebagian jati diri, maka postingan itu saya biarkan.
Saya pikir, toh sekarang sudah banyak orang mengungkapkan nama asli di internet. Bahkan ada blogger yang memasang nomor ponsel dan alamat di bagian profil. Untuk sejauh itu, saya belum berani. Saya masih membutuhkan privasi dan rasa aman.
Seorang kawan sesama blogger mengaku memiliki dua akun Facebook. Sebuah untuk teman-teman dan kerabat yang dia kenal di dunia nyata, dan sebuah lagi untuk teman-teman yang dia kenal di dunia maya. Alasannya sederhana. Teman-teman dunia nyata merasa asing dengan “nama barunya” yang dipakai untuk ngeblog. Maka, pembuatan dua akun itu demi kepraktisan saja.
Mungkin akan mempermudah kalau seorang blogger memakai nama asli sejak awal ngeblog, tapi entah kenapa banyak blogger lebih merasa nyaman dengan alias
. Kalau Anda, bagaimana? Blogger atau bukan, seberapa jauhkah Anda berani mengungkapkan jati diri Anda di internet?
