<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>mpokb &#187; budidaya tanaman</title>
	<atom:link href="http://mpokb.com/tag/budidaya-tanaman/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://mpokb.com</link>
	<description>JILL OF ALL TRADES AND MISTRESS OF NONE</description>
	<lastBuildDate>Sat, 12 May 2012 08:48:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1.2</generator>
		<item>
		<title>Stroberi</title>
		<link>http://mpokb.com/2010/01/12/stroberi/</link>
		<comments>http://mpokb.com/2010/01/12/stroberi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Jan 2010 04:09:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mpokb</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pemanja Lidah]]></category>
		<category><![CDATA[buah impor]]></category>
		<category><![CDATA[buah-buahan]]></category>
		<category><![CDATA[budidaya tanaman]]></category>
		<category><![CDATA[stroberi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mpokb.com/?p=467</guid>
		<description><![CDATA[Saya lupa, sejak kapan persisnya stroberi jadi buah yang lazim ditemui di pasar dan toko swalayan. Kalau 10 tahun lalu sih, rasanya masih jarang. Sekarang, dengan kian banyaknya kebun stroberi lokal &#8211; setahu saya di Jawa Barat ada di sekitar Bandung dan Garut &#8211; buah yang cenderung asam ini kian mudah diperoleh. Semasa saya kecil [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://mpokb.com/wp-content/uploads/2010/01/stroberi.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-466" title="stroberi" src="http://mpokb.com/wp-content/uploads/2010/01/stroberi.jpg" alt="stroberi" width="376" height="281" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Saya lupa, sejak kapan persisnya stroberi jadi buah yang lazim ditemui di pasar dan toko swalayan. Kalau 10 tahun lalu sih, rasanya masih jarang. Sekarang, dengan kian banyaknya kebun stroberi lokal &#8211; setahu saya di Jawa Barat ada di sekitar Bandung dan Garut &#8211; buah yang cenderung asam ini kian mudah diperoleh.</p>
<p style="text-align: justify;">Semasa saya kecil di Bogor, Jawa Barat, memang sudah ada buah stroberi, kadang dijual bersama arbei, yang berasal dari kawasan Puncak. Akan tetapi, buahnya jauh lebih kecil dari yang beredar sekarang. Mungkin lebih enak kalau dibuat selai. Omong-omong soal selai, sebagian besar dari Anda mungkin sudah akrab dengan selai bluberi. Rasa ini mulai akrab di lidah orang Indonesia, termasuk saya. Padahal, seumur-umur saya belum pernah lihat pohon bluberi. Kalau ada yang punya bibitnya, pingin juga saya ikut menanam.</p>
<p style="text-align: justify;">Buah stroberi yang beredar di pasar dan toko swalayan Indonesia, entah kenapa, memang bukan dari varietas yang manis-manis amat atau besar-besar amat. Padahal, kalau bisa mendapatkan varietas stroberi yang besar dan manis itu, bukan tidak mungkin petani Indonesialah yang suatu saat akan mengekspor stroberi ke Amerika atau Australia. Lha iya lah. Masak mau yang enak-enak harus impor terus.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mpokb.com/2010/01/12/stroberi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

