Posts Tagged ‘hobi’

Bukan Sekadar Tas Kain

Senin, Agustus 24th, 2009

tas sapi-1 tas sapi-2

Masih terkait dengan posting soal kantong plastik ramah lingkungan, kali ini saya benar-benar mau memamerkan barang berupa tas kain hadiah dari Nona Indah dan Neng Jeni. Mereka baik hati sekali, bukan? Mau memperluas gagasan untuk mengurangi pemakaian kantong plastik dengan berbagi tas kain. Itu sebabnya, saya merasa perlu untuk posting di sini, karena siapa tahu ada di antara Anda yang sebetulnya berminat untuk melakukan hal serupa tapi belum terpikir.

tas sapi-3

Tas pemberian Nona Indah adalah hasil uji coba, iseng-iseng sekaligus pengembangan hobi prakarya yang hasilnya sangat bermanfaat buat saya :D . Selain bisa menampung barang belanjaan di toko swalayan, tas kain ini juga muat untuk laptop (yang sudah dibungkus laptop case, tentu), sehingga saya tak perlu menggendong tas laptop yang beraaaat…. Manis, kan, ada sapinya? ;)

Oh ya, sepertinya Nona Indah sedang merintis wirausaha di bidang pertaskainan. Makanya si Nona sudah siap dengan merek “Indi Chan” yang dilengkapi siluet kucing melenggok, hewan kesayangannya. Terima kasih banyak dan semoga sukses dengan tas kainnya, ya, Non..

tas nature-1

Yang satu lagi, tas kain biru laut bertulisan “The Nature Conservancy”, kiriman Neng Jeni yang bekerja di kawasan kantor keren bernuansa alam terbuka dan ramah lingkungan. Waktu dulu saya ikutan kopdar di sana, barulah saya tahu bahwa di Bogor ada kantor sekeren itu :D

tas nature-2

Menurut Neng Jeni, tas kain semacam ini diperoleh “Bapake” dari berbagai seminar. Tas berbahan sintetis ini tidak saya ketahui apa nama bahannya, tapi beberapa waktu lalu ada sebuah produsen rokok(!) yang menjajakan tas berbahan semacam ini dengan hiasan aneka sablon. Sayang sekali sekarang si produsen rokok menutup gerai suvenirnya, padahal tas macam ini cukup kuat dan awet untuk dipakai sehari-hari. Syukurlah sekarang saya sudah mendapatkan gantinya. Diantar langsung ke rumah lagi. Terima kasih banyak, Mbak Neng Jeni! ;)

Prangko Seri Caleg

Jumat, Mei 1st, 2009

 

Sejak prangko bergambar foto diri diluncurkan beberapa tahun lalu, pernahkah Anda coba membuatnya? Sungguh perkembangan yang luar biasa, karena ketika prangko mulai beredar pada pertengahan abad ke-19, yang bisa muncul di prangko hanyalah kepala negara seperti para raja, ratu atau presiden. Saya tidak tahu persis berapa harga selembar prangko bergambar foto diri seperti yang dibuat oleh nyonya caleg di atas. Jangankan membeli prangko, surat-menyurat via pos saja sudah tidak pernah. Terakhir kalinya mungkin sekitar 10 tahun yang lalu, dan lebih sering untuk kirim lamaran :D

Siapa tahu, pembuatan prangko berfoto diri oleh caleg akan menjadi trend dalam pemilu-pemilu berikutnya? Bukan tidak mungkin, setiap 5 tahun sekali akan beredar “prangko versi caleg”. Filatelis bakal perlu album prangko dalam jumlah besar :)