<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>mpokb &#187; karsinogenik</title>
	<atom:link href="http://mpokb.com/tag/karsinogenik/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://mpokb.com</link>
	<description>JILL OF ALL TRADES AND MISTRESS OF NONE</description>
	<lastBuildDate>Sat, 07 Jan 2012 15:47:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1.2</generator>
		<item>
		<title>Duh, Plastik!</title>
		<link>http://mpokb.com/2008/12/16/duh-plastik/</link>
		<comments>http://mpokb.com/2008/12/16/duh-plastik/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Dec 2008 08:06:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mpokb</dc:creator>
				<category><![CDATA[Asbun Bukan Aspal]]></category>
		<category><![CDATA[Tempat Singgah]]></category>
		<category><![CDATA[gengsi]]></category>
		<category><![CDATA[karsinogenik]]></category>
		<category><![CDATA[modern]]></category>
		<category><![CDATA[plastik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mpokb.com/?p=74</guid>
		<description><![CDATA[Untuk menyantap hidangan apa saja, saya terbiasa menggunakan sendok dan garpu. Kadang-kadang tanpa keduanya, sesekali pakai sendok saja atau garpu saja, dan jarang sekali memakai sumpit. Sayang sekali, sekarang banyak tempat makan yang hanya menyediakan sendok dan garpu plastik, bahkan untuk hidangan panas kebul-kebul sekalipun. Untuk mencomotnya langsung dengan tangan, tentu saja tidak mungkin. Untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a href="http://mpokb.com/wp-content/uploads/2008/12/sendokgarpuplastik1.jpg"><img class="size-full wp-image-73 aligncenter" title="sendokgarpuplastik1" src="http://mpokb.com/wp-content/uploads/2008/12/sendokgarpuplastik1.jpg" alt="" width="286" height="381" /></a></p>
<p>Untuk menyantap hidangan apa saja, saya terbiasa menggunakan sendok dan garpu. Kadang-kadang tanpa keduanya, sesekali pakai sendok saja atau garpu saja, dan jarang sekali memakai sumpit. Sayang sekali, sekarang banyak tempat makan yang hanya menyediakan sendok dan garpu plastik, bahkan untuk hidangan panas kebul-kebul sekalipun. Untuk mencomotnya langsung dengan tangan, tentu saja tidak mungkin. Untuk memakai sumpit, saya kurang trampil. Apalagi, saya belum tahu cara memotong bakso dengan sumpit.</p>
<p>Entah apa pertimbangan pemilik kedai sehingga memutuskan untuk memakai sendok dan garpu plastik. Mungkin harga alat makan sekali pakai lebih murah daripada ongkos beli sabun dan air. Mungkin tenaga untuk mencuci alat makan tidak ada, dan menggaji pegawai hanya untuk mencuci alat makan menjadi pemborosan luar biasa. Mungkin juga ada yang beralasan demi kebersihan dan kesehatan, tapi lupa risiko dari plastik yang karsinogenik.</p>
<p>Ada masa ketika tuan rumah yang menyuguhkan hidangan pada para tamu dengan gelas atau piring plastik dianggap tidak sopan. Mungkin sekarang pandangan itu sudah bergeser. Plastik identik dengan modern, kadang-kadang juga gengsi, apalagi yang bermerek <img src='http://mpokb.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . Namun, bersantap dengan alat makan plastik membutuhkan kesabaran dan ketekunan, juga sedikit kelembutan. Kalau terlalu bersemangat, sendok atau garpu bisa patah. Atau, alih-alih masuk mulut, makanan malah mental ke mana-mana.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mpokb.com/2008/12/16/duh-plastik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

